Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Yuk Mengenal Jenis-Jenis Plastik untuk Kemasan Makanan dan Minuman

Zhinkadiary.com – Plastik untuk kemasan (packaging) makanan dan minuman ada banyak jenis serta ragamnya. Tentunya, jika Anda hendak menjual makanan dan minuman harus memilih plastik dengan cermat agar tidak salah pilih. Pasalnya, jika salah pilih Anda akan merugikan konsumen.

Di pasaran memang ada banyak sekali jenis plastik, dari harganya yang murah hingga cukup mahal. Nah, Anda jangan mudah tergoda dengan harga yang sangat murah, karena belum tentu tepat untuk mengemas produk makanan yang Anda jual.

Secara garis besar, sifat plastik terbagi menjadi dua:
  1. Thermoplastic: jenis plastik yang bisa Anda gunakan berulang kali dengan pemanasan, seperti pilipropilen, polietilen, dan pilivinil klorida.
  2. Thermosetting: jenis plastik yang tak bisa dibentuk kembali dengan pemanasan, seperti resin melamin dan melamin formaldehid.
Berikut ini, Zhinka jelaskan berdasarkan jenis-jenis plastik. Disimak ya.

Plastik Packing Makanan dan Minuman
Source: stux/Pixabay

1. Polyethylene Terephthalate (PET)

Tipe plastik ini terdapat tanda segitiga bernomor 1. Umumnya terdapat pada botol kecap, air mineral, dan saus sambal.

PET mempunyai ciri-ciri kuat, tahan pelarut, jernih, lunak, kedap terhadap air dan gas, serta dapat lunak pada suhu 80 derajat Celsius.

Baca juga: 5 Website Penyedia Kemasan Snack Harga Murah

2. High Denstty Polyethylene (HDPE)

Tipe plastik ini bertanda logo segitiga nomor 2. Umumnya terdapat pada kemasan produk-produk susu olahan. Sifat HDPE antara lain lebih kuat terhadap bahan kimia dan kelembaban, semi fleksibel, permukaan waxy, lebih buram, dan dapat melunak pada sunu 75 derajat Celsius.

3. Polyvinyl Chloride (PVC)

Tipe plastik ini lebih kuat, keras, dapat jernih dan mudah diubah dengan pelarut, serta bisa lunak pada suhu 80 derajat Celsius. Komponen yang dikandung PVC antara lain senyawa Pb, semi karbazid, ester ftalat, dan chloride monomer.

Umumnya plastik ini dipakai untuk nasi uduk, mie, dan nasi goreng atau untuk digunakan untuk membungkus makanan tersebut. PVC bertanda logo segitiga nomor 3.

4. Low Denstty Polyethylene (LDPE)

Tipe plastik ini dipakai sebagai pembungkus sayur atau buah di supermaket. Plastik ini bertanda logo segitiga nomor 4. Ciri-cirinya antara lain lebih kuat, fleksibel, kedap air, permukaan berlilin, tak jernih dan tembus cahaya serta dapat lunak di suhu 70 derajat Celsius.

Baca juga: 6 Alasan Menggunakan Kemasan Makanan yang Halal

5. Polipropilen (PP)

Tipe plastik ini umumnya dipakai untuk kemasan minuman gelas atau toples makanan ringan. Polipropilen Tipe PP bertanda logo segitiga nomor 5 dan mempunyai ciri-ciri antara lain lebih kuat, permukaan berlilin, fleksibel, tak jernih dan tembus cahaya, tahan bahan kimia, panas, dan minyak, serta dapat lunak pada suhu 140 derajat Celsius..

6. Polistiren

Tipe plastik ini berciri buram, getas, kaku, mudah terpengaruh pelarut dan lemak, gampang dibentuk dan lunak pada suhu 95 derajat Celsius. Plastik ini harus diwaspadai karena terdapat residu monomer stiren yang berbahaya. Plastik ini bertanda segitiga nomor 6.

7. Jenis plastik lainnya

Tipe plastik bertanda logo segitiga nomor 7 ini memiliki jenis plikarbonat yang memiliki ciri-ciri antara lain jernik, ringan, tak gampang pecah, dan stabil terhadap termal. Umumnya plastik ini dipakai untuk botol air minum, botol susu bayi, dan galon air mineral.

Itulah aneka jenis plastik kemasan untuk berbagai jenis makanan yang wajib Anda ketahui sebelum memutuskan jenis plastik apa yang cocok untuk kemasan makanan. Semoga membantu!

Posting Komentar untuk "Yuk Mengenal Jenis-Jenis Plastik untuk Kemasan Makanan dan Minuman"

Berlangganan via Email