Cara Membuat Adukan Semen yang Benar, Kuat, dan Berkualitas

Iklan 728x90

Cara Membuat Adukan Semen yang Benar, Kuat, dan Berkualitas

Adukan semen yang baik akan menciptakan konstruksi bangunan yang kuat, tahan lama, dan berkualitas.

Sebagai komponen penting, adukan semen adalah syarat pertama yang harus dipenuhi. Adapun bahan-bahan yang dibutuhkan dalam adukan semen antara lain pasir, semen, dan bahan-bahan batu lainnya jika diperlukan.

Pasir adalah bahan pengikat antara batu bata, kerikil, dan komponen batu lainnya. Sedangkan semen secara kimia terbuat dari campuran kalsium silikat dan sejumlah kecil kalsium aluminat yang bereaksi dengan air.

Semen yang bagus memiliki ciri-ciri seperti mengeras lebih cepat, memiliki plastisitas yang baik, dapat membuat konstruksi batu bata yang kuat, mudah dikerjakan, dan dapat bertahan pada kelembaban.

Cara Membuat Adukan Semen
Sumber gambar: Pixabay/skeeze

Sebelum membuat  adukan semen yang berkualitas sebaiknya kamu ketahui juga beberapa hal berikut ini:
  • Penyimpanan semen. Simpanlah semen di tempat yang kering dan tak mengandung air atau udara lembab. Tempat yang basah atau lembab akan membuat semen mengeras. Tempatkan semen menggunakan alas seperti kayu atau plastik agar tak bersentuhan langsung dengan ubin.
  • Jenis semen. Dalam konstruksi bangunan, jenis-jenis semen kegunaannya berbeda-beda, misalnya semen yang diperuntukkan untuk rumah tentu berbeda dengan semen untuk jalan tol atau saluran irigasi.
  • Kualitas pasir. Untuk mendapatkan adukan semen yang bagus, hindari pasir yang mengandung tanah, tanah liat, atau lumpur. Pasalnya, tiga bahan tersebut dapat menyebabkan berkurangnya daya rekat. Pilihlah pasir yang berasal dari pantai atau gunung berapi.
  • Pengerjaan. Apabila pengerjaan tergesa-gesa dapat membuat kualitas bangunan kurang baik. Misalnya, saat membuat plasteran, dinding bata, hebel, atau batako harus dibasahi terlebih dahulu. Retakan tersebut muncul karena panas dari batako mencari celah untuk keluar.

Prosedur dan cara membuat adukan semen

  1. Campurkan semen dengan pasir dengan perbandingan 1:5. Misalnya, semen 1 karung dan pasir 5 karung. Kemudian lakukan pengadukan hingga campuran benar-benar merata. Pasalnya, pengadukan semen dan pasir yang merata akan menentukan kualitas bangunan. (Catatan: campuran semen dan pasir untuk konstruksi bangunan berbeda-beda. Misalnya, untuk membuat plesteran dinding perbandingan semen dan pasri ialah 1:7-8 dan untuk kamar mandi 1:3-5. Sedangkan untuk membuat campuran keras, perbandingan semen dan pasir ialah 4:2. Untuk membuat konstruksi jalanan, perbandingan adukan yang tepat ialah 2 sak semen, 4 trolli pasir, dan 1  trolli koral.)
  2. Setelah adukan sudah merata, buatlah cekungan di tengah-tengah adukan semen dan pasir. Tujuan membuat cekungan tersebut adalah untuk menahan air agar tidak luber.
  3. Tuangkan air ke dalam cekungan. Usahakan menuangkan air hingga mendekati bibir cekungan dan pastikan juga air tidak merembes keluar.
  4. Aduk campuran hingga merata. Pastikan juga airnya cukup. Jika airnya kurang, maka tambahkan air lagi. Aduk terus hingga adukan campuran semen, pasir, dan air benar-benar rata.
Memang tak dapat dipungkiri , adukan panas semen yang berkualitas akan membuat bangunan rumah menjadi kokoh dan kuat.

Sebagai tempat hunian, rumah pula harus ditopang dengan konstruksi bangunan yang kuat agar membuat penghuninya aman dan tenteram, terutama jika sewaktu-waktu terjadi gempa bumi, angin kencang, dan musibah lainnya.

Semoga informasi sederhana ini berguna dan bermanfaat bagi pembaca!

Baca juga: Merek Cat Dasar Besi yang Terbaik dan Tahan Lama
Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a comment

Iklan Tengah Post