Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian SSL, Fungsi dan Cara Kerjanya

Sertifikat SSL (SSL Certificate) atau juga disebut Sertifikat Digital akan membuat tautan aman antara situs web dan browser pengunjung. SSL akan memastikan bahwa semua data yang dikirimkan keduanya tetap privat dan aman karena adanya enkripsi SSL yang dapat mencegah peretas mencuri informasi pribadi seperti nomor kartu kredit, nama, dan alamat.

Itu sebabnya, jika kamu menjual produk atau layanan di situs web serta menerima kartu kredit online, maka kamu memerlukan sertifikat SSL demi keamanan situs web. Namun jika kamu tidak menjual secara online, tetapi ingin menambahkan kredibilitas situs web, maka cukup menggunakan "Site Confirm Seal".

Ketika diinstal ke server web, SSL akan mengaktifkan gembok (yang ditandai warna hijau) dan protokol "https". Ini dapat memungkinkan user mendapatkan koneksi yang aman dari server web ke browser.

Pengertian SSL
Sumber gambar: Pixabay/skylarvision

Umumnya, SSL dipakai untuk mengamankan transaksi kartu kredit, transfer data, dan masuk ke akun tertentu. Namun belum lama ini, SSL seakan menjadi norma baru ketika user melakukan penjelajahan ke situ sebuah website.

Apalagi, sebuah organisasi tertentu sangat perlu sekali menginstal Sertifikat SSL ke server website-nya. Setelah koneksi aman dibuat, maka semua lalu lintas antara server web dan browser web akan menjadi aman.

Karena itu, ketika sertifikat berhasil diinstal di server, maka protokol aplikasi yang dikenal sebagai HTTP akan berubah menjadi HTTPs ("S" ini merupakan singkatan dari "secure").

Tujuan dan fungsi menggunakan SSL

Ibarat tubuh manusia, maka SSL adalah tulang punggung yang melindungi informasi sensitif ketika melintasi jaringan komputer di seantero dunia. SSL ini sangat penting untuk melindungi situs web dan dapat menjamin privasi, keamanan, dan integritas data untuk situs web dan informasi pribadi user.

Alasan paling penting mengapa SSL digunakan adalah untuk menjaga informasi sensitif yang dikirim di Internet terenkripsi sehingga hanya penerima yang dituju yang dapat mengaksesnya.

Hal tersebut penting, karena informasi yang kamu terima di Internet akan diteruskan dari komputer ke komputer dan sampai ke server tujuan.

Baca juga: Apa Itu Google Drive dan Bagaimana Cara Kerjanya

Komputer merek apa pun antara kamu dan server dapat melihat nomor kartu kredit, nama pengguna, dan kata sandi serta informasi sensitif lainnya jika tidak dienkripsi dengan Sertifikat SSL.

Maka, ketika Sertifikat SSL digunakan, informasi menjadi tidak dapat dibaca oleh semua orang kecuali server tempat kamu mengirim informasi. Hal inilah yang melindungi kita dari para peretas dan pencuri identitas.

Cara kerja SSL

Sertifikat SSL menggunakan sesuatu yang disebut dengan "public key cryptography". Pada jenis kriptografi tertentu dapat memanfaatkan kekuatan dua kunci yang merupakan string panjang dari angka-angka yang dihasilkan secara acak.

"Satu" disebut kunci pribadi dan "Satu lagi" disebut kunci publik. Kunci publik ini dikenal di server kamu dan tersedia di domain publik. Kunci tersebut dapat digunakan untuk mengenkripsi pesan apa pun.

Baca juga: Aplikasi Edit Foto Android Offline Terbaik

Misalnya, jika Bambang mengirim pesan ke Tilda, maka dia akan menguncinya dengan kunci publik Bambang. Bambang adalah satu-satunya yang memiliki kunci pribadi sehingga Tilda adalah satu-satunya yang dapat membuka kunci pesan Bambang.

Apabila seorang hacker menyadap pesan sebelum Bambang membuka kuncinya, yang akan mereka dapatkan hanya kode kriptografi yang tidak dapat terpecahkan, bahkan dengan kekuatan komputer.

Nah, demikianlah pengertian singkat SSL beserta tujuan dan fungsinya. Semoga artikel ini dapat membantu kesulitan kamu!

Posting Komentar untuk "Pengertian SSL, Fungsi dan Cara Kerjanya"

Berlangganan via Email