Keutamaan Bulan Ramadhan

Iklan 728x90

Keutamaan Bulan Ramadhan

Keutamaan bulan Ramadhan ada sangat banyak karena bulan ini berbeda dengan bulan-bulan lainnya. Ramadhan adalah bulan suci umat Islam yang dirayakan pada bulan kesembilan dalam kalender Islam. Di bulan suci ini Al-quran diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.

Selama bulan Ramadhan, umat Muslim yang sehat menjalani ibadah puasa dari fajar hingga terbenamnya matahari. Tetapi anak-anak, orang cacat, orang yang bepergian jauh, dan mereka yang sakit fisik/mental hingga wanita hamil, dikecualikan berpuasa.

Keutamaan Bulan Ramadhan

Ibadah puasa adalah salah satu dari rukun Islam dan orang yang berpuasa berpantangan untuk makan, minum, merokok, atau melakukan hubungan badan di siang hari. Selama bulan suci ini, umat muslim harus menjaga ucapan dan tindakan dari perbuatan yang tercela.

Sementara itu, kaum non-muslim tidak diwajibkan berpuasa saat mengunjungi atau bekerja di Arab Saudi atau di negara-negara teluk lainnya. Mereka pun bisa makan di siang hari di kantin atau restoran, atau rumah sakit. Mereka hanya diminta untuk menghindari makan, minum, merokok, dan sebagainya di depan umum.

Di Indonesia sendiri, tidak ada larangan umat non-muslim untuk makan, minum, dan hal lainnya. Hanya, di tempat-tempat makan, termasuk restoran atau warteg pinggir jalan, umumnya memberikan tirai agar aktivitas orang makan tak tampak dari luar. Selain itu, selama bulan Ramadhan ini, orang muslim yang bekerja memiliki jam kerja yang lebih pendek dari biasanya. Hal ini sebelumnya sudah diumumkan secara resmi oleh pemerintah.

Baca juga: Inspirasi Takjil Berbuka Puasa Kekinian

Di bulan yang suci ini juga waktu berkumpul bersama keluarga jadi lebih meriah dan intim. Setelah azan berkumandang, waktunya berbuka puasa biasanya diiringi dengan hidangan beraneka ragam. Mulai dari kurma, air, teh, kolak, es buah, serta diikuti dengan makanan penutup.

Sebagai bulan yang istimewa, Ramadhan mengandung keutamaan-keutamaan yang perlu kamu ketahui sebagai umat muslim sebagaimana tersirat dalam Surah Al-Ahzab ayat 35 yang berbunyi:

Keutamaan Bulan Ramadhan

Artinya:
"Sesungguhnya lelaki dan perempuan muslim, termasuk lelaki dan perempuan mukmin; lelaki dan perempuan yang selalu taat; lelaki dan perempuan yang berada pada jalan benar; lelaki dan perempuan yang selalu sabar;; lelaki dan perempuan khusyuk; lelaki dan perempuan yang rajib bersedekah; lelaki dan perempuan yang berpuasa; lelaki dan perempuan yang menjaga kehormatannya; lelaki dan perempuan yang selalu menyebut nama Allah. Maka Allah telah memberikan kepada mereka ampunan dan pahala yang besar.

1. Bulan Al-Quran

Allah SWT menurunkan kitabnya yang terakhir kepada Nabi Muhammad SWA sebagai hidayah bagi segenap umat manusia, jalan petunjuk bagi umat yang tersesat, pembimbing ke jalan yang lurus dan diridhai, dan sebagainya.

Quran diturunkan pada malam Laitaltul Qadr, yakni satu malam spesial pada bulan Ramadhan. Sebagaimana firman Allah dalam Surat Al-Baqarah ayat 185 yang berbunyi:

“Bulan Ramadhan adalah bulan saat diturunkannya Al-quran yang menjadi petunjuk umat manusia serta menerangkan dan membedakan antara yang haq dan yang bathil. Maka barang siapa di antara kamu melihat bulan tersebut, lebih baik berpuasa."

2. Bulan ketika syaitan dibelenggu, pintu neraka ditutup, dan pintu surga dibuka

Dalam sebuah sabdanya, Rasulullah pernah berkata, "Jika tiba bulan Ramadhan, maka pintu-pintu surga dibuka." Lalu, dalam riwayat yang lain, Nabi Muhammad bersabda, "Pintu-pintu rahmat dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup, serta syaitan-syaitan dibelenggu." (HR Bukhari dan Muslim)

Kesempurnaan bulan Ramadhan telah ada sejak malam pertama bulan Ramadhan berdasarkan sabda Nabi Muhammad: "Jika sudah tiba malam pertama Ramadhan, maka syaitan-syaitan dan jin-jin yang jahat diikat. Pintu-pintu neraka satu pun tidak ada yang terbuka. Dan pintu-pintu surga tidak ada satu pun yang tertutup. Kemudian menyerulah seorang penyeru: 'Wahai orang yang hendak mencari kebaikan maka lakukanlah; wahai orang yang mengerjakan keburukan maka kurangilah'. Dan Allah memiliki orang-orang yang dibebaskan dari neraka yang terjadi pada setiap malam." (HR Rimidzi, Ibu Khuzaimah, Ibnu Majah)

3. Puasa adalah kafarat (Denda yang harus ditunaikan)

Di antara keutamaan puasa dan tidak ada dalam amalan lain ialah Allah menjadikan bulan puasa sebagai kafarat bagi orang yang memotong rambut (ketika pergi haji) karena ada sakit atau penyakit di kepalanya serta kafarat bagi yang tidak mampu membeli kurban (Surah Al-Baqarah ayat 196).

Selain itu, bulan puasa menjadi kafarat bagi pembunuh orang-orang kafir/kafir dzimmi yang memiliki perjanjian lantaran tidak sengaja (Surah An-Nisaa ayat 92). Kemudian, juga menjadi kafarat bagi orang yang membatalkan sumpah (Surat Al-Maidah ayat 89). Atau membunuh binatang buruan di tanah haram (Surat Al-Maidah ayat 95).
Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment

Iklan Tengah Post