Tips Menumbuhkan Mental Juara

Memiliki mental juara adalah suatu hal yang penting dalam kehidupan. Mental juara ini wajib kamu asah secara terus-menerus dalam rutinitas sehari-hari.

Pasalnya, di dunia ini tidak ada sesuatu yang pasti. Semua hal yang terjadi di hadapan kita diliputi oleh ketidakpastian lantaran dunia selalu bergerak dinamis.

Oleh karena itu, kita harus selalu siap menghadapi segala sesuatunya di depan mata, terlebih di zaman revolusi digital saat ini.

dok Zhinkadiary.com

Salah satu hal yang tidak bisa kita lewatkan adalah “ketidakpastian ekonomi”. Seperti yang terjadi sekarang ini, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia mengalami kemunduran ekonomi karena digempur wabah pandemi covid-19.

Sering kali kita merasa bahwa kehidupan menjadi berat karena tidak sesuai dengan rencana yang sudah dibuat. Misalnya, jika kamu menjadi seorang pedagang, maka akan terjadi hal-hal seperti banyak target penjualan yang tidak tercapai atau promosi jorjoran dan hasilnya belum bisa menutupi ongkos mahal promosi.

Di titik seperti inilah terlihat kualitas diri kita sebenarnya.

Menentukan sikap

Seseorang bisa terlihat kualitasnya dari cara bagaimana ia bereaksi terhadap sesuatu yang menimpa dirinya.

Sering kali kita melihat seseorang yang jika tertimpa masalah justru berbalik menyalahkan orang-orang, keadaan sekitar, manajemen perusahaan, dan bahkan teman-teman sekitar.

Hal seperti ini bisa disebabkan ia tidak mau atau belum sanggup untuk mengubah keadaan tersebut.

Baca juga: Tips Melenyapkan Victiom Mentality

Seperti yang sudah disebutkan bahwa dunia ini bergerak dengan ketidakpastian, maka keseharian yang kamu alami juga tidak bisa multak terjadi sesuai dengan keinginan kamu.

Yup, bahwa ada banyak hal yang tidak bisa kamu sangka atau di luar rencana. Nah, di sinilah juga kita bisa menentukan sikap atau bereaksi terhadap masalah yang sedang dihadapi.

Dua pilihan sikap

Pertama, kamu bisa mengambil jalan pintas yang paling mudah. Kenapa mudah? Karena kamu tidak memerlukan tenaga ekstra untuk mencari solusi dari permasalahan yang membelitmu.

Jika kamu memilih jalan pintas ini maka sobat memiliki victim mentality. Ciri-cirinya adalah kamu suka menangisi keadaan, bersikap kecut, dan beranggapan bahwa kehidupan ini tidak adil, sehingga membuat kamu justru tidak melakukan apa-apa.

Kedua, inilah pilihan yang paling bijak. Kamu bisa mencontoh bagaimana seorang atlet bertanding untuk mendapatkan kemenangan sekaligus kekakalahan.

Baca juga: Tiga Cara Simple Mengubah Mental Kita Jadi Lebih Baik

Kamu harus tahu, seorang atlet harus siap menerima dua kondisi itu. Mental atlet haruslah mental juara. Jika tidak, buat apa ia susah-payah berlatih, namun ketika kalah bertanding ia malah menyalahkan keadaan.

Kalau kamu termasuk tipe yang pertama atau kedua?

Leave a Comment