Peluang Usaha Roti Bakar Rumahan dan Cara Memulainya

Zhinkadiary.com – Usaha roti bakar merupakan industri kecil dan menengah yang berperan penting dalam menyokong perekonomian masyarakat. Roti bakar dapat Anda temukan di mana saja, baik di kota besar maupun di desa. Artinya, bisnis roti bakar tidak pernah mati dan justru bertumbuhan di mana-mana.
Seperti kita ketahui, bahwa roti adalah sumber makanan tambahan yang disukai sebagian besar masyarakat Indonesia. Dari bahan baku roti sebenarnya dapat dibuat berbagai jenis makanan dan salah satu makanan yang populer adalah roti bakar.
Roti bakar menjadi populer karena memang bisa menggunakan berbagai macam isian. Selain itu, roti bakar termasuk kudapan yang sangat bisa dipadukan dengan berbagai macam topping sehingga variannya beragam dan unik. Apakah Anda juga termasuk penggemar roti bakar? Berikut ini Zhinkadiary.com uraikan mengenai alasan di balik peluang bisnis roti bakar dan tips cara memulainya.
Usaha Roti Bakar Rumahan

1. Harga roti bakar terjangkau

Mengapa Anda membuka usaha roti bakar? Alasan pertama adalah karena harga roti bakar terjangkau, sehingga semua kalangan bisa menikmatinya. Memang ada roti bakar yang harganya mahal, tetapi juga ada harga roti bakar di bawah Rp 10 ribu. Harga yang mahal tentu saja berbeda dari soal citarasa dan bahan bakunya ketimbang yang harganya murah. Itu hanya soal pilihan dan budget yang kita miliki.
Setidaknya karena harga roti bakar bervariasi, dari yang mahal hingga yang murah, maka orang-orang sangat familiar dengan makanan ringan yang satu ini. Jika Anda ingin membuka usaha roti bakar, maka yang pertama Anda perhatikan adalah apakah harga roti bakar yang Anda jual sesuai dengan pangsa pasar di lokasi rumah Anda?

2. Roti bakar memiliki aneka rasa

Roti bakar termasuk jenis makanan yang memiliki segudang rasa. Karena pilihan rasa roti bakar itu amat banyak sehingga tidak akan mempersulit Anda dalam pemilihan isian dan toppingnya. Paling tidak, karena roti bakar memiliki aneka rasa, Anda bisa berkreasi dengan rasa yang Anda ciptakan atau mengikuti rasa roti bakar yang sedang viral.
Meski demikian, di sinilah tantangan Anda berbisnis roti bakar, yaitu membuat isian dan topping yang menarik dan menggugah selera konsumen. Hingga saat ini, kuliner roti bakar senantiasa berkembang dalam variasi menu. Apakah Anda siap untuk berkreasi menu dalam roti bakar?

3. Roti bakar tidak menggunakan bahan pengawet

Roti bakar termasuk jenis roti yang minim penggunaan bahan pengawet. Bahan baku roti bakar adalah roti yang biasanya tak bercap tanggal masa kedaluarsa. Artinya, roti pembuat roti bakar bukan seperti roti-roti yang lain yang kita temukan di minimarket atau supermaket yang bisa bertahan berbulan-bulan.
Setelah roti bakar jadi, kita pun harus segera menyantapnya. Pasalnya, kalau didiamkan lama, malah akan basi. Tapi jika Anda ingin mencari bahan baku roti bakar dan bingung membedakan roti yang mengandung bahan pengawet atau bukan. Berikut ini ciri-ciri roti berbahan pengawet:
  • Terdapat masa kadaluarsa yang lama
  • Penampilan roti sangat putih
  • Tekstur roti agak keras, tidak lembut dan kenyal

4. Roti bakar biasanya memiliki pelanggan tetap

Karena memiliki penggemar, roti bakar biasanya mempunyai pelanggan setia. Nah, pelanggan setia inilah yang secara berkala akan membeli roti bakar Anda. Meskipun tidak setiap hari, karena roti bakar bukan makanan pokok, setidaknya jika di lokasi jualan Anda terdapat puluhan atau bahkan ratusan pelanggan, maka tiap harinya akan ada penjualan. Belum lagi pembelian dari konsumen roti bakar yang bukan pelanggan dan yang kebetulan lewat di lokasi rumah Anda.
Asalkan Anda terus menjaga kualitas dan mutu roti bakar, maka bisnis roti bakar bisa menjadi laris manis. Sebut saja misalnya Roti Bakar Eddy Blok M yang selalu laris manis dari tahun 1970-an hingga sekarang ini. Roti Bakar Eddy selalu dikunjungi pelanggan karena harganya murah dan rasanya lezat. Konsep kedai roti bakar pinggiran ini menarik berbagai kalangan. Belum lagi menu-menu andalan lainnya juga tersedia sehingga pelanggan dapat mencicipi berbagai ragam menu, tak hanya roti bakar.
Roti bakar rumahan juga berpeluang besar mendatangkan pelanggan, asalkan Anda memiliki konsep yang menarik, bisa dari konsep tempat, rasa, varian, atau menu yang ditawarkan. Pada dasarnya, ada berbagai hal yang bisa Anda kreasikan.

5. Cara memulai usaha roti bakar

Dalam usaha apa pun, hal pertama yang terpikirkan selain konsep adalah modal. Modal ini akan membuat ide bisnis Anda menjadi terwujud. Tapi karena konsep usaha roti bakar Anda adalah rumahan, maka Anda bisa memotong budget seperti sewa tempat, sehingga Anda bisa berfokus pada produk roti bakar yang ditawarkan. Untuk usaha roti bakar rumahan, modal yang dikeluarkan sangat bisa disesuaikan sehingga tak perlu mengumpulkan modal yang besar. Begitu pun peralatan penunjang usaha roti bakar dapat menggunakan alat-alat yang ada di dapur Anda (kecuali alat utama yang harus Anda beli).
Selain modal dan konsep bisnis, lokasi juga menentukan jumlah penjualan Anda. Tapi meskipun lokasi rumah Anda tidak berada di pinggir jalan, Anda bisa menjadi mitra GoFood atau GrabFood untuk menjual roti bakar. Di tempat mana pun, konsumen yang lokasinya dekat dengan kedai roti bakar Anda, bisa menemukannya.
Kemudian, hal terakhir yang Anda harus persiapkan adalah keahlian dalam mengolah roti bakar. Karena persaingan roti bakar cukup ketat, maka Anda harus menjadikan produk roti bakar Anda berbeda dari yang lain. Anda harus menciptakan roti bakar yang membuat konsumen bisa menemukan kekhasan pada roti bakar Anda. Demikian informasi mengenai peluang usaha roti bakar rumahan yang bisa kami jelaskan kepada Anda. Semoga membantu!

Leave a Comment