Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Memasarkan Usaha Keripik Singkong agar Diterima Pasar dan Untung Besar


Zhinkadiary.com – Strategi promosi dan pemasaran keripik singkong yang benar dapat meningkatkan profit usaha Anda. Untuk itu, jika sebelumnya Anda sudah melakukan proses produksi keripik singkong dan pengemasan, maka tahap selanjutnya adalah bagaimana cara memaksimalkan pemasaran keripik singkong agar sesuai dengan pangsa pasar dan mencapai target penjualan serta memperoleh laba besar.

Pemasaran adalah bagian yang terpenting bagi suatu produk untuk mendekatkan dan mengenalkan brand kepada konsumen. Jika pemasaran dilakukan dengan kontinu dan menggunakan strategi yang tepat, maka konsumen akan terus-menerus mengonsumsi produk tersebut. Dengan kata lain, kesuksesan sebuah produk adalah jika produk itu mampu menjawab keinginan dan kebutuhan konsumen.

Sebagai unit bisnis skala rumahan, terkadang kita kurang menyadari arti pentingnya pemasaran produk keripik singkong. Padahal di satu sisi usaha keripik singkong dapat membantu menyokong kebutuhan rumah tangga. Apalagi pada saat sekarang ini, ketika terjadi pandemi covid-19 berkepanjangan, usaha mikro seperti ini dapat meningkatkan taraf hidup rumah tangga.

Cara Memasarkan Usaha Keripik Singkong


Namun jika Anda belum memulai pemasaran keripik singkong, ada baiknya memahami peluang bisnis keripik singkong dengan membaca artikel berjudul “Peluang Usaha Keripik Singkong: Modal Terjangkau Untung Besar” terlebih dahulu.

Pengantar: studi kasus keripik singkong “Muris” di Madura

Sebelum membahas strategi pemasaran keripik singkong, kami akan mengulas usaha keripik singkong “Muris” yang berada di Saronggi, Madura. Studi kasus ini kami kutip dari penelitian Virginia Puspadewi, Universitas Kristen Petra, Surabaya. Studi ini terkait erat dengan topik usaha singkong Muris yang pada mulanya dikenal banyak orang, tetapi beberapa waktu kemudian penjualannya menurun karena kurangnya pemasaran yang efektif.

Pada mulanya Haji Rohawi memiliki ide membuat usaha keripik singkong karena kondisi ekonominya sedang mengalami krisis. Dari mulanya hanya menjual ke beberapa orang, lambat laun keripik singkongnya mulai dikenal dan mempunyai banyak peminat di sekitar Saronggi.

Makin lama, peminatnya semakin bertambah. Haji Rohawi kemudian mengalami kesulitan dalam memproduksi keripik singkong. Bahkan dalam satu hari, ia memproduksi satu ton singkong menjadi keripik. Kemudian, ia memperdayakan warga sekitar untuk membantu produksi keripik singkong Muris tersebut. Sebanyak 70% warga Saronggi bekerja dan memproduksi keripik singkong. Dengan kata lain, usaha keripik singkong Muris ini ikut membantu perekonomian dan membuka lapangan kerja untuk warga sekitar.

Karena mulai tenar, keripik singkong Muris tersebut mendapatkan tawaran promosi di media elektronik, seperti stasiun televisi lokal dan stasiun televisi nasional. Namun ketika promosi tersebut terhenti, penjualan keripik singkong Muris tersebut justru mengalami penurunan.

Dari studi kasus tersebut kita pun dapat menyimpulkan bahwa promosi suatu produk itu sangat penting. Sebenarnya, ada banyak sekali sarana promosi yang bisa Anda lakukan. Selain itu, Anda pun dapat melakukan promosi tanpa harus menghambur-hamburkan banyak uang, karena mungkin skala bisnis Anda termasuk skala rumahan yang belum memiliki dana berlebih.

Namun, dalam melakukan promosi terhadap produk keripik singkong Anda, perhatikan pula mengenai tujuan pemasaran jangka pendek dan jangka panjangnya.

Tujuan pemasaran jangka pendek dan jangka panjang

Untuk tujuan jangka pendek, pemasaran ditujukan untuk:
  • Memberikan informasi mengenai kelebihan dari produk keripik singkong Anda serta menciptakan brand awarness pada konsumen
  • Meningkatkan penjualan keripik singkong perlahan-lahan
Sedangkan untuk tujuan jangka panjang, pemasaran ditujukan untuk:
  • Menjadikan keripik singkong Anda sebagai produk yang dipercaya konsumen karena rasa dan kualitasnya
  • Menjadikan produk keripik singkong Anda sebagai pilihan pertama dan dibanggakan konsumen

Strategi komunikasi periklanan produk keripik singkong

Untuk meningkatkan angka penjualan yang maksimal, Anda perlu melakukan strategi komunikasi periklanan yang tepat agar target audiens produk keripik singkong tepat sasaran. Beberapa hal berikut ini dapat menjadi pilihan:
  • Majalah. Jika Anda memiliki budget yang cukup memadai, maka bisa mempromosikan produk keripik singkong Anda pada majalah kuliner. Majalah kuliner adalah tempat yang "pas" karena dari segi topik dan pembacanya adalah para peminat kuliner.
  • Poster. Penggunaan poster memang cara konvensional, tetapi masih tetap "work", asalkan poster dipasang di tempat-tempat yang "pas", seperti warung makan, rumah makan, atau lokasi-lokasi yang ramai.
  • Brosur. Penggunaan brosur sebagai sarana promosi masih terlihat banyak di pinggir jalan. Dari segi  budget juga lebih murah dan dapat langsung Anda bagikan kepada orang-orang.
  • X-Banner. Penggunaan X-Banner akan lebih menonjolkan foto dan produk keripik singkong Anda. Anda bisa menggunakan X-Banner, misalnya, di warung tempat berjualan keripik singkong.
  • Stationery. Berupa kartu nama. Ini cara paling efektif untuk membangun identitas produk keripik singkong Anda serta menciptakan hubungan dengan konsumen/pembeli.
  • Merchandise. Bisa berupa memo atau paper bag agar menjadi tanda pengigat konsumen terhadap produk singkong Anda.
  • T-shirt. Jika Anda memiliki karyawan, bisa menggunakan seragam/t-shirt yang bergambar produk keripik singkong Anda. Selain karyawan terlihat lebih rapi, Anda pun sekaligus mempromosikan produk.
  • Mobile branding. Jika produksi keripik Anda sudah besar dan menggunakan alat transportasi mobil, Anda bisa memasang produk dan logo keripik singkong atau bisa juga menggunakan warna mobil yang senada dengan produk keripik singkong.
Itulah beberapa hal mengenai cara pemasaran usaha keripik singkong Anda kepada publik dan target pasar. Semoga membantu….. 

Posting Komentar untuk "Cara Memasarkan Usaha Keripik Singkong agar Diterima Pasar dan Untung Besar"

Berlangganan via Email