Cara Menghadapi Interview Kerja bagi Pemula

Iklan 728x90

Cara Menghadapi Interview Kerja bagi Pemula

Interview kerja adalah satu tahapan dalam proses rekrutmen karyawan dalam sebuah perusahaan. Tahap ini adalah tahap paling awal sebelum tahapan-tahapan berikutnya. Karena itu, tahapan ini bisa dibilang sangat penting bagi calon karyawan.

Apalagi bagi kalangan fresh graduate, interview kerja bisa menjadi suatu hal yang mencemaskan. Bagaimana tidak, karena kalangan yang baru lulus ini belum tahu pertanyaan apa yang bakal ditanyakan pewawancara.

interview kerja

Selain itu, mereka pun belum tahu bagaimana menjawab segala pertanyaan yang baik berhubungan dengan dunia pekerjaan maupun di luar itu. Pasalnya, kita tak bisa menebak apa yang akan ditanya pewawancara. Kita hanya dapat menerka-nerka “kebiasaan umum” perusahaan dalam menggali informasi dari pencari kerja.

Untuk itulah, setidaknya jika kita baru pertama kali melakukan interview, maka kita harus mempersiapkan diri kita sebaik mungkin. Misalnya, membaca artikel tentang “Hal yang Sering Ditanyakan saat Interview Kerja Fresh Graduate”.

Semakin banyak membaca, maka kamu akan mendapatkan wawasan luas mengenai pertanyaan-pertanyaan HRD. Dengan demikian, kamu pun akan lebih percaya diri ketika berhadapan dengan pewawancara.

Sebagai pemula atau baru lulus kuliah, ada baiknya kamu memahami cara menghadapi interview kerja yang baik dan benar seperti yang diuraikan ZhinkaDiary.com berikut ini.

1. Pelajari posisi yang dilamar

Ketika kamu dijadwalkan untuk bertemu HRD, sebaiknya kamu mencari tahu mengenai posisi yang sedang kamu lamar. Gali informasi sebanyak-banyaknya, bisa googling ke situs web yang berisi tentang dunia karier maupun bertanya pada teman atau sanak saudara yang bekerja di posisi tersebut.

Selain itu, hal penting yang harus kamu lakukan adalah bertanya pada diri sendiri: Apakah kamu kandidat yang cocok pada posisi pekerjaan tersebut? Pertanyaan mendasar ini mungkin bisa membantu kamu dalam menjawab dan membuatmu lebih percaya diri.

Kamu juga bisa bertanya kepada orang yang bekerja di situ mengenai pekerjaan, proses interview, dan profil perusahaan tersebut. Ini dapat membantu kamu dalam menjawab pertanyaan kenapa perusahaan harus memilih kamu sebagai kandidat potensial untuk posisi tersebut.

2. Latihan wawancara

Agar proses interview berjalan dengan lancar, enggak ada salahnya jika kamu latihan wawancara dulu. Latihan ini bisa dari pertanyaan-pertanyaan umum yang sering diajukan dalam wawancara.

Kamu bisa meminta tolong teman atau anggota keluarga untuk membacakan pertanyaan-pertanyaan kepadamu. Seperti bermain akting, cobalah jawab pertanyaan itu dengan sungguh-sungguh. Cara ini sangat efektif untuk melatih kamu menyusun kalimat dan mengungkapkan ide yang ada dalam pikiranmu.

3. Membuat curriculum vitae/CV

Biasanya pihak perusahaan yang menghubungi akan memintamu untuk membawa CV pada hari H wawancara. Namun jika kamu hanya diminta untuk datang tanpa ada kalimat untuk membawa CV, maka kamu harus mempersiapkannya. Dengan kata lain, kamu harus mempunyai inisiatif untuk menyiapkan CV.

Kamu bisa menjelaskan tidak hanya pengalaman formal saja, melainkan juga pengalaman informal, sukarela, atau pernah berpartisipasi pada cabang olahraga dan sebagainya. Jangan terlalu bertele-tele dalam membuat CV, tetapi buatlah CV yang ringkas, jelas, dan mencerminkan diri kamu.

4. Pakaian yang pantas

Untuk interview, gunakan pakaian yang simpel dan sesuai dengan posisi pekerjaan yang kamu lamar. Seandainya kamu tidak yakin dengan pakaian yang pantas dikenakan, sebaiknya tanyakan kepada anggota keluarga atau orang yang sudah memiliki pengalaman kerja.

Jangan sampai salah kostum ya. Apalagi pakaian yang kamu gunakan tidak pantas untuk sesi interview. Karena itu, lebih baik bertanya kepada orang yang berpengalaman soal itu.

5. Menjaga kontak mata

Tatapan mata ini juga termasuk penting dalam menghadapi interview. Sebagaimana ketika kita berbicara kepada orang lain atau sebaliknya, tentu orang yang diajak bicara lebih suka jika ditatap saat ngobrol. Karena itu, saat wawancara, kamu harus menjaga kontak mata. Namun jangan menampilkan tatapan mata yang angkuh atau sombong. Ini berbeda jauh lho.

Orang yang menjaga kontak mata akan memberikan kesan positif bahwa orang tersebut memiliki kepercayaan diri yang kuat. Sebaliknya, orang yang kerap menghindari tatapan mata termasuk orang kurang percaya diri atau pembohong.

Yang perlu dilakukan selama proses interview

  • Kamu harus bisa menenangkan diri. Dengan bersikap tenang, kamu akan lebih fokus pada pewawancara
  • Kamu harus percaya pada kemampuan dan keterampilan diri ketika berbicara dengan pewawancara
  • Kalau kamu bingung saat menyampaikan gagasan, berhentilah sejenak dan ambil napas yang panjang agar semua ide-ide kamu terkumpul
  • Berikan pendapat kamu mengenai perusahaan yang kamu lamar ke dalam diskusi dengan pewawancara
  • Kamu harus jadi orang fleksibel dalam soal jadwal kerja karena ini penting bagi perusahaan untuk menentukan kamu sebagai kandidat yang cocok dengan perusahaan
  • Kamu juga harus mengutarakan sesuatu dengan jujur, misalnya, memiliki kegiatan lain yang bertentangan dengan jadwal kerja. Segera beri tahukan kepada pewawancara
  • Jangan lupa bawa notes. Catat hal-hal penting yang bisa kamu ajukan pada sesi akhir interview
  • Setelah sesi interview berakhir, jangan lupa ucapkan terima kasih kepada pewawancara yang sudah meluangkan waktu untuk kamu.
Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment

Iklan Tengah Post